Jakarta – Pengalaman mengikuti sertifikasi kompetensi Junior Cyber Security ternyata mampu mengubah pola pikir seorang mahasiswa. Syanie Nuraini Azis, mahasiswa Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia, mengungkapkan bahwa sertifikasi yang berhasil ia raih yaitu sertifikasi kompetensi Junior Cyber Security pada Senin, (10/11), di Aula Gedung Cyber University bukan hanya sekadar menambah materi kuliah, melainkan sebuah transformasi yang signifikan dalam mempersiapkannya memasuki dunia profesional keamanan informasi.
"Sertifikasi Kompetensi Junior Cyber Security itu pengalaman paling gila yang saya ikuti selama kuliah. Ini bukan sekadar nambah materi, tapi rasanya kayak di-upgrade dari cuma mahasiswa biasa jadi orang yang tahu banget gimana cara kerja dunia profesional di keamanan informasi," ujar Syanie.
Baca Juga: Cyber University dan ISMS Gelar Seminar Nasional “Katastrofi Siber”
Syanie menjelaskan, sertifikasi ini membukakan wawasannya tentang pentingnya keamanan tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga aspek kepercayaan yang dibangun melalui kebijakan perusahaan, desain sistem, dan perilaku pengguna. Modul tentang keamanan transaksi online menjadi titik balik yang menyadarkannya akan hal ini.
Lebih lanjut, Syanie menyoroti pengalaman praktis dalam mengurus Log dan Kontrol Akses sebagai bagian yang paling menarik. Ia dilatih untuk berperan sebagai "Juru Kunci Digital" yang mengatur akses sistem dan "Detektif Log" yang menganalisis rekaman kejadian untuk mendeteksi potensi penyusup.
Baca Juga: Cyber University Gandeng APTISI, Lahirkan SDM Unggul untuk Indonesia Emas
"Jujur, sertifikasi ini adalah senjata pamungkas buat persiapan magang. Sekarang, perusahaan IT itu nggak cuma lihat kamu jago coding, tapi juga seberapa aman coding-an kamu," ungkapnya.
Dengan bekal sertifikasi ini, Syanie merasa lebih percaya diri saat wawancara magang. Ia mampu menjelaskan praktik keamanan sesuai standar industri, yang membuatnya terlihat lebih dari sekadar seorang intern di mata HRD. Sertifikasi ini juga melatih kedisiplinan dalam menganalisis risiko dan menambal celah keamanan. Syanie merekomendasikan sertifikasi serupa kepada mahasiswa yang akan magang atau berada di semester akhir. Menurutnya, ini adalah investasi berharga untuk masa depan karier.
Jakarta - Cyber University dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan International Conference Interdisciplinary Physics Application (ICIPA) 2024. Konf...
Jakarta – Cyber University resmi menjalin kerja sama dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) p...