Jakarta - Pelecehan seksual menjadi isu serius yang dapat terjadi di lingkungan pendidikan, termasuk di perguruan tinggi. Sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh civitas akademika, Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual (PPKS) di Cyber University baru-baru ini menggelar kegiatan public campaign.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, memberikan edukasi, dan membangun budaya saling menghargai serta melindungi di lingkungan kampus.
Kampanye publik ini digelar dengan beberapa tujuan utama, diantaranya:
Satgas mengadakan seminar dan workshop secara online dengan menyampaikan materi yang meliputi definisi pelecehan seksual, dampak psikologis pada korban, serta mekanisme pelaporan dan penanganan kasus. Peserta juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam sesi interaktif.
Poster dan banner dipasang di berbagai titik strategis di kampus, seperti lobi Gedung dan perpustakaan. Pesan yang disampaikan antara lain tentang pentingnya menghormati batasan personal, cara mengenali situasi berisiko, serta informasi kontak Satgas untuk melapor.
Satgas menyampaikan sosialisasi singkat kepada warga sekitar kampus untuk menyerukan stop pada kekerasan seksual. Selain itu, Satgas PPKS Cyber University juga memanfaatkan platform media sosial Instagram untuk menyebarkan pesan kampanye. Konten kreatif seperti video pendek, infografis, dan testimoni dibagikan melalui akun resmi universitas dan Satgas.
Hal ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak audiens, termasuk mahasiswa yang mungkin tidak hadir secara fisik di kampus.
Satgas membentuk forum diskusi terbuka bagi mahasiswa dan staf untuk menyampaikan masukan, pertanyaan, atau kekhawatiran terkait isu pelecehan seksual. Forum ini menjadi wadah untuk membangun dialog yang konstruktif dan solutif.
Kegiatan-kegiatan tersebut mendapat respons positif dari berbagai pihak. Banyak mahasiswa dan staf yang menyatakan apresiasi terhadap upaya universitas dalam menangani isu pelecehan seksual. Beberapa peserta seminar mengaku merasa lebih memahami hak-hak mereka dan merasa lebih percaya diri untuk melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan.
Baca juga: Cyber University Sukses Bawa Transformasi Kewirausahaan Digital di Workshop Edutrend
Kegiatan public campaign ini merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif bagi semua. Dengan kerja sama dan partisipasi aktif dari seluruh civitas akademika Cyber University, diharapkan kasus pelecehan seksual dapat dicegah dan ditangani dengan baik. Satgas mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan kampus, karena keamanan adalah tanggung jawab kita semua.
Dengan adanya kegiatan ini, Cyber University menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan. Semoga upaya ini dapat menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya untuk turut serta dalam memerangi pelecehan seksual.