Jakarta - Di tengah percepatan transformasi digital yang luar biasa, dunia pendidikan kini memasuki era baru yang penuh dengan peluang dan tantangan. Menyikapi hal tersebut, Rektor Cyber University, Gunawan Witjaksono, dengan tegas menyampaikan bahwa menjadi “Trendformers” di dunia pendidikan bukan hanya sebuah pilihan, tetapi sebuah keharusan untuk menghadapi masa depan.
Melalui workshop "CyberEdutrend: Trendsformers with Digital Entrepreneur" yang telah digelar pada Rabu (19/2), di Aula Gedung Cyber University, Jakarta Selatan, Cyber University tidak hanya mengajak, tetapi juga menginspirasi tenaga pendidik, siswa, guru, dan mahasiswa untuk menjadi “Trendformers” yang dapat memimpin perubahan besar.
“Pendidik, siswa, dan mahasiswa harus mampu menjadi pionir yang memimpin perubahan menuju dunia pendidikan yang lebih maju dan berinovasi. Teknologi digital dan AI telah membentuk cara kita belajar, mengajar, dan berinteraksi dengan ilmu pengetahuan, menciptakan peluang yang lebih besar untuk pendidikan yang lebih berkualitas,” ungkap Gunawan dalam sambutannya di acara workshop Edutrend, Rabu (19/2).
Baca juga: Mirakel yang Penuh Miracle, Mahasiswa Cyber University yang Raih Beasiswa Berkat Kegigihannya
Dengan kemajuan pesat dalam dunia digital, satu bidang yang tak bisa dilewatkan adalah digital entrepreneurship. Menurutnya, digital entrepreneurship bukan hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga mindset kreatif, inovatif, dan kemampuan problem-solving yang sangat dibutuhkan di masa depan.
Dalam workshop tersebut, Cyber University menegaskan bahwa teknologi dan Artificial Intelligence (AI) tidak akan menggantikan posisi guru, justru sebaliknya, keduanya akan saling memperkuat. AI dapat membantu menciptakan metode pembelajaran yang lebih personal, interaktif, dan lebih sesuai dengan kebutuhan siswa di setiap level, menciptakan lingkungan belajar yang lebih fleksibel dan efektif.
Baca juga: Delegasi Fakultas Komputasi UTM Kunjungi Cyber University, Bahas Kerja Sama Akademik dan Riset
Cyber University pun terus menunjukkan komitmennya dalam membangun pendidikan yang lebih inovatif dengan menyatukan pendidik, mahasiswa, dan para praktisi untuk berdiskusi dan mencari solusi konkret dalam mengintegrasikan teknologi dan digital entrepreneurship ke dalam sistem pendidikan.
BRI Institute kini secara resmi telah berubah jadi Universitas Siber Indonesia Pratama atau lebih dikenal 'Cyber University'. Kampus ini mempunyai mis...
Jakarta - Euforia kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini memang sudah berlalu sejak pengumuman sebulan yang lalu. Namun, ken...