Jakarta – Moammar Naufal, mahasiswa Program Studi (Prodi) Digital Entrepreneur Cyber University, mencuri perhatian di Aceh Youth Summit 2025 dengan inovasi Pliek-U kemasan modern. Acara yang mempertemukan pemuda Aceh, pelaku UMKM, akademisi, dan pemerintah ini menjadi panggung bagi karya mahasiswa Cyber University untuk unjuk gigi di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Minggu (23/11).
Naufal memperkenalkan inovasi yang mengangkat kembali Pliek-U, bahan masakan khas Aceh, dengan pengolahan higienis dan kemasan elegan. Langkah ini menjadikan Pliek-U tak hanya layak konsumsi, tetapi juga memiliki nilai jual tinggi dan relevan bagi pasar generasi masa kini.
Baca juga: Cyber University Kupas Ancaman Privasi dan Keamanan Digital dalam Seminar “Katastrofi Siber 2025“
"Saya ingin Pliek-U tidak hanya dikenal sebagai produk rumahan, tetapi juga sebagai produk modern yang bisa bersaing di pasar nasional," ujar Naufal.
Ia juga menambahkan, inovasi ini merupakan bentuk ikhtiar merawat identitas kuliner Aceh dan mengajak anak muda untuk bangga serta berani mengemas warisan budaya secara modern.
Inovasi Naufal menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat bertransformasi menjadi produk kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional. Kisah ini menjadi teladan bagi generasi muda Aceh bahwa potensi daerah adalah sumber kekuatan dan kebanggaan.
Baca juga: Cyber University Rayakan Hari Guru Nasional dengan Kisah Inspiratif Dosen dan Mahasiswa Prodi Bisnis Digital
Partisipasi Naufal pada Aceh Youth Summit 2025 menegaskan komitmen mahasiswa Cyber University dalam mendorong kebangkitan ekonomi kreatif berbasis lokal. Kehadirannya membawa nama baik kampus dan memperkuat peran generasi muda Aceh sebagai motor perubahan di tengah perkembangan ekonomi digital.
Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan berharap inovasi Pliek-U modern dapat terus ditingkatkan hingga menjadi salah satu produk unggulan Aceh yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.