Lebak – Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Cyber University sukses menggelar program pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan literasi dan ekonomi warga di Desa Citorek Sabrang. Kegiatan yang berlangsung pada 3–9 Desember 2025 ini secara signifikan membawa angin segar bagi masyarakat setempat, melalui distribusi buku dan sesi motivasi belajar bagi pelajar, serta pelatihan digital marketing dan efisiensi produksi pangan bagi warga desa.
Program ini bertujuan membuka jendela baru bagi warga dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan akses terhadap masa depan yang lebih baik. Melibatkan puluhan mahasiswa, pengabdian ini menjangkau berbagai lapisan masyarakat, dari pelajar hingga pengrajin lokal.
Salah satu fokus utama adalah peningkatan literasi di kalangan pelajar. Tim BEM Cyber University mengunjungi Pondok Pesantren Al Ihsan, SDN Citorek Sabrang 1, dan SMAN 2 Cibeber untuk mendistribusikan ratusan buku bacaan baru. Tak hanya membagikan buku, mahasiswa juga mengisi sesi dengan cerita inspiratif dan motivasi, berupaya menumbuhkan semangat belajar yang lebih kuat dan membuka wawasan anak-anak untuk bermimpi lebih jauh. Senyum ceria para siswa saat menerima buku-buku tersebut menjadi momen yang berkesan bagi para relawan.
Di sisi lain, untuk menggerakkan roda perekonomian lokal, mahasiswa Cyber University membekali warga dengan keterampilan digital marketing dan teknik produksi yang lebih efisien. Para pengrajin anyaman di desa tersebut diajarkan cara mengambil foto produk yang menarik, menulis caption yang persuasif, hingga membuka lapak penjualan secara daring sederhana.
Sementara itu, kelompok warga lainnya mendapatkan pelatihan pembuatan gendar secara lebih efisien menggunakan mesin sederhana, sebuah inovasi yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup masyarakat setempat. Setiap sesi pelatihan menjadi wadah interaksi dan transfer ilmu yang hangat
Kegiatan yang berlangsung selama seminggu penuh ini dikoordinasikan dengan apik oleh Talitha Kanza, Koordinator Lapangan BEM Cyber University. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan semangat tim dalam mencapai tujuan pengabdian. "Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari warga, dan kami yakin bahwa apa yang kami bagikan, meskipun terlihat kecil, dapat menjadi pemicu perubahan besar dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka," ujar Talitha.
Baca juga: Revolusi Digital dan UMKM: Cyber University Berdayakan Desa Citorek Menuju Kemandirian Ekonomi
Pengabdian masyarakat ini juga menjadi salah satu wujud komitmen Cyber University, sebagai The First Fintech University in Indonesia, dalam berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Dengan pendekatan holistik, Cyber University terus berupaya menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan mampu menerapkan inovasi teknologi untuk kesejahteraan masyarakat.
Meskipun hanya berlangsung selama tujuh hari, dampak program BEM Cyber University di Citorek diharapkan berjangka panjang. Anak-anak kini memiliki lebih banyak akses ke pengetahuan, pengrajin memiliki strategi penjualan modern, dan warga mampu berproduksi lebih efisien. Bagi para mahasiswa, Citorek tidak hanya menjadi lokasi pengabdian, tetapi juga laboratorium nyata untuk belajar empati, kepemimpinan, dan potensi perubahan yang bisa dihasilkan dari tindakan kolektif.