Jakarta - Eklesia Wiastri Zagoto, mahasiswi Program Studi (Prodi) Sistem dan Teknologi Informasi (STI) Cyber University, berhasil meraih Sertifikat Kompetensi BNSP di bidang Junior Cyber Security yang resmi diserahkan, pada Senin (10/11), di Aula Gedung Cyber University. Sertifikat ini diperoleh melalui program Vocational School Graduate Academy (VSGA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KOMDIGI) sebagai bagian dari inisiatif Digital Talent Scholarship 2025.
Program VSGA Digital Talent KOMDIGI bertujuan meningkatkan keahlian tenaga kerja muda Indonesia, khususnya lulusan vokasi dan mahasiswa. Peserta dibekali dengan pemahaman dan keterampilan dasar dalam keamanan informasi, identifikasi ancaman siber, dan penerapan langkah-langkah pencegahan serangan digital. Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia bangga atas pencapaian mahasiswinya.
Baca juga: Mahasiswa Prodi STI Cyber University Ini Ukir Prestasi, Kantongi Sertifikat JNA dari BSNP
Eklesia Zagoto menyampaikan pengalamannya mengikuti program VSGA Digital Talent KOMDIGI di bidang Junior Cyber Security. Ia juga mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya dapat berpartisipasi dalam program nasional tersebut.
"Melalui pelatihan ini, saya memperoleh banyak pengetahuan praktis mengenai pentingnya keamanan data, teknik enkripsi, dan cara melindungi sistem dari serangan siber," ujarnya.
Baca juga: Mahasiswa Cyber University Makin Kompeten dengan Sertifikat Kompetensi VSGA Kominfo
Eklesia menambahkan bahwa program VSGA Digital Talent KOMDIGI tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membuka peluang besar untuk mengasah kemampuan dan membangun jejaring profesional. Selain itu, menurutnya capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa STI Cyber University lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi digital dan berkontribusi dalam menjaga keamanan siber Indonesia.
"Saya berharap ke depan semakin banyak mahasiswa yang tertarik mengikuti program seperti ini, karena pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia industri," pungkasnya.