Jakarta - Nisva Maulidia, mahasiswa angkatan 2023 Program Studi Bisnis Digital Cyber University atau Universitas Siber Indonesia, resmi memulai program magang di PT Euro Management Indonesia, Jakarta. Langkah ini menjadi upaya nyata mahasiswa dalam menembus dunia profesional di tengah persaingan era digital yang kompetitif.
PT Euro Management Indonesia berlokasi di kawasan strategis Menteng, Jakarta Pusat. Perusahaan ini dikenal luas sebagai lembaga profesional yang bergerak di bidang jasa dan konsultasi pendidikan internasional bagi pelajar Indonesia yang ingin studi ke Eropa.
Baca juga: Apakah AI Menggantikan Manusia dalam Dunia Kerja? Ini Dampak dan Penjelasannya
Dalam program ini, Nisva dipercaya menempati posisi di divisi Business Development. Fokus utamanya adalah mendukung perluasan kemitraan dan melakukan riset pasar untuk menunjang layanan pendidikan internasional.
Ia bertugas mengidentifikasi serta menghubungi klien potensial demi membuka peluang kerja sama baru. Ia juga membantu penyusunan strategi pengembangan bisnis serta melakukan analisis data untuk mendukung pengambilan keputusan strategis perusahaan.
"Program magang ini adalah kesempatan berharga bagi saya untuk merasakan langsung atmosfer kerja profesional yang dinamis dan berorientasi global," ungkap Nisva saat menjelaskan pengalamannya, pada Senin (20/4) di Jakarta.
Ia menambahkan bahwa terjun langsung ke dunia industri membantunya memahami bagaimana riset pasar diaplikasikan secara nyata. "Saya belajar banyak tentang cara membangun kemitraan strategis yang berdampak luas bagi perusahaan," tambahnya.
Selama prosesnya, Nisva mendapatkan bimbingan langsung dari dosen pembimbing Dr. Anang Martoyo serta mentor magang profesional di lokasi kerja. Dukungan tersebut memperkuat semangatnya untuk mengimplementasikan teori kampus ke dalam praktik industri.
Baca juga: Waspada Social Engineering: Ancaman Siber yang Sering Diremehkan dan Peran Cyber University
Dr. Anang Martoyo, selaku Dosen Pembimbing, menyatakan dukungannya terhadap pencapaian Nisva. "Kami selalu mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga berani terjun ke dunia industri agar memiliki daya saing global," tutur Dr. Anang.
Menurutnya, pengalaman ini menjadi bukti bahwa kurikulum Company Learning Program (CLP) 3+1 yang diterapkan Cyber University mampu menjawab kebutuhan industri saat ini. Sebagai The First Fintech University in Indonesia, Cyber University berkomitmen mendukung mahasiswa memahami dinamika dunia kerja yang sesungguhnya.
“Pencapaian Nisva menggambarkan bagaimana pendidikan yang tepat dapat menciptakan generasi muda yang siap bersaing di tingkat internasional. Hal ini menjadi pemacu bagi mahasiswa lain untuk berani mengambil peluang dan mengasah potensi diri sejak dini,” tutup Dr. Anang.
BRI Institute kini secara resmi telah berubah jadi Universitas Siber Indonesia Pratama atau lebih dikenal 'Cyber University'. Kampus ini mempunyai mis...
Jakarta - Euforia kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini memang sudah berlalu sejak pengumuman sebulan yang lalu. Namun, ken...