Mahasiswa Prodi Bisnis Digital Cyber University, Bangun Startup Sejak Masih Kuliah

Mahasiswa Prodi Bisnis Digital Cyber University, Bangun Startup Sejak Masih Kuliah
  • 20 Apr
  • 2026

Mahasiswa Prodi Bisnis Digital Cyber University, Bangun Startup Sejak Masih Kuliah

Jakarta - Syeren Peimeng, mahasiswa Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Cyber University (Universitas Siber Indonesia) angkatan 2024, membuktikan kesiapan kerja sejak dini. Ia aktif mengembangkan startup sekaligus merambah ke dunia profesional di industri kreatif meski masih berstatus mahasiswa.

Syeren saat ini terlibat sebagai pengembang dalam startup kreatif bernama Sleective. Di lingkungan kampus, ia juga menjabat sebagai Ketua UKM Kewirausahaan yang fokus pada kepemimpinan dan perancangan program inovatif bagi mahasiswa.

Baca juga: Waspada Social Engineering: Ancaman Siber yang Sering Diremehkan dan Peran Cyber University

Pengalaman industrinya pun tergolong kuat melalui program magang selama enam bulan di PT Republik Desain Indonesia (Look Media). Di sana, Syeren berperan sebagai desainer grafis dan ilustrator yang menangani berbagai proyek agensi kreatif hingga layanan pelanggan.

"Pengalaman praktik langsung menjadi kunci bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan industri digital secara nyata, bukan hanya dari sisi teori," ujar Syeren saat menceritakan perjalanan akademik dan profesionalnya, Senin (20/4) di Jakarta.

Selain praktik, Syeren juga berkontribusi dalam penulisan buku kolaboratif bertema Interaksi Manusia dan Komputer. Ia secara khusus membahas topik desain antarmuka pengguna (user interface) untuk memperkuat integrasi antara kreativitas visual dan teknologi.

Menanggapi capaian tersebut, Ketua Prodi Bisnis Digital Cyber University, Vivi Afifah, memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, keberhasilan Syeren merupakan buah dari penerapan kurikulum yang adaptif terhadap dinamika industri.

"Kami di Prodi Bisnis Digital berkomitmen mendorong mahasiswa untuk belajar berbasis praktik dan pengalaman industri nyata," tutur Vivi. Ia menegaskan bahwa model pembelajaran ini dirancang agar lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang inovasi.

Baca juga: Mahasiswa Prodi Bisnis Digital Cyber University Magang di PT Euro Management Indonesia

Sebagai The First Fintech University in Indonesia, Cyber University memang mengedepankan kombinasi kompetensi teknis dan bisnis. Mahasiswa dibekali keahlian mulai dari digital marketing hingga desain UI/UX yang diperkuat dengan kemampuan problem solving.

“Selain itu, di Cyber University juga ada program CLP (Company Learning Program) 3+1. Mahasiswa kuliah hanya 3 tahun dan 1 tahunnya magang di industri mitra kampus,” jelas Vivi.

Kisah Syeren menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan yang tepat mampu mencetak talenta yang siap bersaing di ekosistem digital. “Inisiatif seperti ini diharapkan terus berkembang guna melahirkan inovator muda yang mampu berkontribusi bagi industri kreatif nasional,” tutupnya.

Berita Terkait

BRI Institute Resmi Ganti Nama Jadi Cyber University

BRI Institute kini secara resmi telah berubah jadi Universitas Siber Indonesia Pratama atau lebih dikenal 'Cyber University'. Kampus ini mempunyai mis...

Realita Pahit Lulus SNBP: Gratis Masuk, Tapi UKT Tetap Mencekik, Ini Solusinya!

Jakarta - Euforia kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini memang sudah berlalu sejak pengumuman sebulan yang lalu. Namun, ken...