Banten – Mahasiswa Cyber University mengimplementasikan program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Citorek Sabrang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, pada 12–14 Februari 2026. Program tersebut diwujudkan melalui penguatan identitas kawasan wisata Gunung Malang sebagai destinasi alternatif di wilayah Citorek.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (PM-BEM) Kemendiktisaintek Tahun 2025 yang difokuskan pada penguatan identitas kawasan wisata Gunung Malang. Program ini menjadi tindak lanjut komitmen mahasiswa dalam mendukung pengembangan potensi desa melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan masyarakat setempat.
Baca juga: Cyber University Hadiri Korean IT Security Solutions Day 2026 di Jakarta
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pengecatan ulang Gapura “Selamat Datang” Kawasan Wisata Gunung Malang, pemasangan tulisan identitas kawasan, serta penempatan batu prasasti sebagai penanda simbolis program pengabdian. Selain itu, tim juga menyelesaikan pengecatan dan pemasangan huruf pada Menara Pandang Gunung Malang guna memperkuat identitas visual kawasan wisata tersebut.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua BEM Cyber University periode 2025–2026, Bimo Yunda Permana Putra, serta didampingi Kepala Cyber Center, Dr. Anang Martoyo. Selama pelaksanaan, mahasiswa dibagi ke dalam dua tim kerja yang bertugas secara terstruktur guna memastikan seluruh rangkaian program berjalan efektif dan selesai tepat waktu.
Menurut Dr. Anang Martoyo, kegiatan pengabdian tersebut menjadi bagian dari implementasi Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) yang memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual di luar kampus.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar langsung mengelola program, berkoordinasi dengan pemerintah desa, serta mengimplementasikan solusi nyata di lapangan,” kata Dr. Anang Martoyo.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut turut mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya IKU 2 terkait pengalaman mahasiswa di luar kampus dan IKU 3 mengenai keterlibatan dosen dalam aktivitas di luar kampus.
“Pengalaman langsung di tengah masyarakat seperti ini tidak hanya memperkuat kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga membentuk kepemimpinan, kolaborasi, dan kemampuan problem solving yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Dr. Anang.
Baca juga: BEM Cyber University Selesaikan Pengabdian di Kawasan Wisata Gunung Malang, Lebak
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya menghadirkan perubahan secara fisik pada kawasan wisata, tetapi juga mendorong penguatan identitas dan daya tarik lokal Desa Citorek Sabrang. Sinergi antara mahasiswa, dosen, dan pemerintah desa diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan potensi wisata serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya.
Sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia, Cyber University terus berkomitmen mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan kebutuhan riil masyarakat melalui implementasi MBKM. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara tridharma perguruan tinggi dan pengembangan kompetensi mahasiswa berbasis pengalaman langsung di lapangan.
Bogor - Program Studi Digital Entrepreneur (Kewirausahaan) Cyber University berhasil melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SD Negeri C...
Jakarta - Dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi Universitas Siber Indonesia (Cyber University) telah sukses menggelar aksi pengab...