Jakarta - Hari kedua pelaksanaan International Student Exchange and Fintech Immersion Program antara Cyber University sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia dan Universiti Teknologi Petronas (UTP) Malaysia, diisi dengan kegiatan diskusi panel interaktif yang berlangsung di aula Cyber University, Jakarta Selatan pada Sabtu (21/6) lalu. Kegiatan ini diselenggarakan untuk membuka wawasan mahasiswa tentang perkembangan industri fintech dan membangun koneksi antara dunia akademik dan industri.
Diskusi bertema “Fintech Future: Opportunity, Challenge, and Innovation” menghadirkan empat narasumber utama dari Perusahaan fintech terkemuka, yaitu Abynprima Rizki (AFTECH), Joshua Darmawan (ESPAY), Antony Kusuma (Indodax), dan Tut Handayani (GajiGesa). Mereka memaparkan bagaimana industri keuangan digital berkembang di Indonesia, serta tantangan dan peluang yang muncul seiring kemajuan teknologi.
Sesi acara ini dimoderatori oleh perwakilan dari Cyber University dan berlangsung hangat serta penuh antusiasme. Para peserta sangat aktif mengajukan pertanyaan seputar peluang karier, tantangan regulasi, hingga perkembangan teknologi terkini seperti blockchain, embedded finance, dan artificial intelligence dalam sistem keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa sesi tersebut dikemas secara interaktif dan informatif.
“Ini pengalaman luar biasa. Mendengar langsung dari para praktisi membuat saya lebih paham arah perkembangan industri fintech,” ujar salah satu peserta dari Universiti Teknologi Petronas (UTP).
Baca juga: Cerita Natra Saat Magang, Membuatnya Semakin Ingin Jadi Pengusaha!
Sementara itu, Cep Adiwiraharja selaku Staf Warek 2 Cyber University mengatakan, tujuan dari sesi ini adalah menginspirasi dan memotivasi para peserta untuk lebih berani berinovasi dalam dunia keuangan digital. Hal ini menjadi langkah awal yang kuat menuju kegiatan hackathon yang akan dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian program. “Melalui kolaborasi antarnegara dan pendekatan praktis dari dunia industri, peserta diharapkan dapat menghasilkan solusi inovatif yang berdampak nyata,” ujarnya.
Dengan demikian, diskusi fintech ini menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian program pertukaran yang tidak hanya menumbuhkan semangat inovasi, tetapi juga kesiapan generasi muda menghadapi tantangan dunia keuangan digital ke depan. (Benny Purba)