Jakarta - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Siber Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Cyber University, terus berkomitmen aktif dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi melalui berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PkM). Upaya ini sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk menciptakan perguruan tinggi yang berkualitas, relevan, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Ketua LPPM Cyber University, Michael Sitorus, menegaskan pentingnya penelitian yang tidak hanya mengandalkan keilmuan semata, namun juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pemecahan masalah.
"Penelitian bukan hanya tentang bagaimana menggunakan keilmuan, tapi bagaimana memastikan penelitian tersebut dapat dipahami pembaca dan berkontribusi pada pemecahan masalah," ujar Michael dalam keterangan rilis, Selasa (29/4).
Baca juga: Mahasiswa Semester Akhir Cyber University Akan Langsung Kerja
Menurutnya, dalam era digitalisasi saat ini, akses terhadap artikel penelitian memang semakin mudah. Namun, banyak karya ilmiah yang masih kurang berdampak langsung dalam penyelesaian masalah di masyarakat. "Karena itu, LPPM Cyber University, sebagai Kampus Fintech di Indonesia, menekankan pentingnya peningkatan kualitas penelitian di lingkungan kampus," sambungnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, lanjutnya, para dosen didorong untuk menghasilkan luaran penelitian yang tidak hanya relevan dengan bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga selaras dengan roadmap penelitian di kampus.
"Banyak penelitian dosen yang saat ini didanai melalui skema Penelitian Dana Yayasan (PDY), yang diharapkan mampu memperkuat kontribusi kampus dalam bidang akademik dan sosial," jelas Michael.
Selain itu, LPPM Cyber University juga bersinergi dengan para Ketua Program Studi (Prodi) untuk memastikan setiap topik penelitian dosen memiliki arah yang jelas dan berdampak. "Para ketua prodi memiliki peran penting dalam menentukan kesesuaian topik penelitian dengan bidang keilmuan serta mendukung terwujudnya kontribusi nyata bagi masyarakat. Kita harus selalu berkolaborasi," ucapnya.
Baca juga: Menuju Perpustakaan Unggul, Cyber University Aktif dalam Penguatan Akreditasi
Untuk mendukung kegiatan ini, LPPM memberikan waktu satu tahun kepada dosen, baik individu maupun kelompok, dalam melaksanakan penelitian. Diharapkan dengan durasi tersebut, para dosen dapat mempersiapkan penelitiannya secara optimal sehingga hasilnya tidak hanya memperkaya dunia akademik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pengembangan sistem pengajaran dan masyarakat luas.
"Penelitian yang bermutu akan menjadi landasan kuat dalam meningkatkan reputasi kampus dan sekaligus menjadi daya tarik utama bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Universitas Siber Indonesia," pungkas Michael.