Jakarta - Pertemuan strategis antara Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia dan PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS), memperkuat kemitraan dalam bidang program magang mahasiswa. Pertemuan tersebut bertempat di Bella Terra Lifestyle Center, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis (8/5) lalu.
Pertemuan ini dihadiri oleh Dwipo Setyantoro, selaku Koordinator Magang dan Neneng Rachmalia Feta, selaku Ketua Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Cyber University. Sementara dari pihak ILCS, hadir Muliya Jaya Fathullah, Lead Digital Maritime Development Center (DMDC), dan Ovila Victoria.
ILCS (PT Integrasi Logistik Cipta Solusi) sendiri, yang dikenal secara komersial sebagai Pelindo Solusi Digital, merupakan penyedia solusi digital untuk sektor logistik dan pelabuhan di Indonesia. Didirikan pada 21 September 2012 di Jakarta, perusahaan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Pelindo II (Persero) dan TelkomMetra. ILCS (PT Integrasi Logistik Cipta Solusi) memiliki misi untuk mendorong integrasi sistem logistik nasional berbasis teknologi digital melalui inovasi dan layanan berbasis data.
Baca juga: Mahasiswa Cyber University Peroleh Beasiswa Penuh dan Pembelajaran Langsung dari Praktisi Industri
Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas evaluasi program magang yang saat ini dijalani oleh Sheilta Salsabila Saharani, mahasiswa Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Cyber University. Selain itu, turut dibahas pula rencana kerja sama jangka panjang antara kampus dan industri.
“Kami juga membahas penyusunan mekanisme kerja sama yang lebih terstruktur melalui perumusan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai dasar legalitas kemitraan jangka panjang,” ujar Feta Kaprodi Sistem dan Teknologi Informasi Cyber University, dalam keterangan tertulis, Kamis (3/7).
Baca juga: Lulus Langsung Kerja, Alumni Cyber University Buktikan Kesiapan Hadapi Dunia Profesional
Selain itu, menurut Muliya Jaya Fathullah, ILCS (PT Integrasi Logistik Cipta Solusi) berkomitmen untuk terus mendukung dunia pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan industri.
“ILCS (PT Integrasi Logistik Cipta Solusi), berkomitmen untuk mendukung dunia pendidikan dalam membangun talenta digital yang relevan dengan kebutuhan industri logistik dan maritim nasional. Komitmen ini sejalan dengan visi kami untuk menciptakan sistem logistik Indonesia yang lebih efisien dan terintegrasi secara digital,” ujar Muliya.
Melalui kolaborasi ini, Cyber University melalui program Company Learning Program (3 Tahun Kuliah + 1 Tahun Magang) diwakili Feta berharap dapat memperluas akses mahasiswa ke dunia kerja nyata yang relevan dengan perkembangan industri. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, guna menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, dan adaptif terhadap tantangan masa depan.(Benny Purba)