Jakarta–Sebuah langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik global dan membuka peluang kolaborasi riset lintas kawasan Eropa dan ASEAN telah diambil oleh Cyber University (Universitas Siber Indonesia). Institusi ini baru saja menggelar diskusi kerja sama internasional secara daring bersama University of Amsterdam (UvA), Belanda, dan Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, pada Rabu, (21/01). Pertemuan virtual melalui sebah platform Google Meet ini bertujuan memetakan potensi sinergi akademik dan riset di antara ketiga institusi terkemuka tersebut.
Diskusi yang hangat dan konstruktif ini dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing institusi. Dari University of Amsterdam, hadir Dr. A.S.Z. Adam Belloum, dosen dan peneliti dari Informatics Institute, yang dikenal sebagai pusat keunggulan UvA dalam bidang ilmu informatika, komputasi cerdas, dan riset berbasis data. Sementara itu, Microwave Research Institute (MRI) dari UiTM diwakili oleh para peneliti andalannya, yakni Dr. Ir. Norashikin M. Thamrin, Prof. Dr. Zuhani Ismail Khan, Dr. Megat Syahrul Amin, dan Dr. Sukreen Hana Herman, yang memiliki kepakaran di bidang teknologi microwave, sistem komunikasi, dan rekayasa terapan.
Baca Juga:JFX dan Cyber University Kuatkan Ekosistem Fintech & Literasi Investasi Lewat Kolaborasi Strategis
Cyber University sendiri diwakili oleh Dr. Ing. Agus Trihandoyo, Wakil Rektor I Bidang Akademik. Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan komitmen Cyber University sebagai perguruan tinggi siber yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital, khususnya di bidang Financial Technology (Fintech), sistem informasi, dan transformasi digital industri. Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia melihat kolaborasi ini sebagai momentum penting untuk memperluas jangkauan inovasi dan risetnya ke kancah global.
Fokus utama diskusi adalah memetakan potensi kerja sama riset internasional yang dapat menghubungkan keunggulan akademik Eropa dan ASEAN. Informatics Institute University of Amsterdam memaparkan kekuatan risetnya dalam komputasi terdistribusi, big data, dan sistem cerdas. Keahlian ini dinilai memiliki irisan yang kuat dengan pengembangan riset Fintech dan ekosistem digital yang menjadi kekhasan Cyber University.
Di sisi lain, MRI UiTM turut memperkenalkan kapabilitas risetnya dalam bidang teknologi microwave, komunikasi nirkabel, dan aplikasi rekayasa lanjutan. Bidang ini membuka peluang sinergi multidisipliner, khususnya pada pengembangan infrastruktur teknologi, sistem komunikasi cerdas, serta integrasi teknologi digital dan perangkat keras.
Dr. Ing. Agus Trihandoyo, mengungkapkan optimisme terhadap potensi kolaborasi ini. "Diskusi ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membangun ekosistem riset internasional yang saling melengkapi antara Eropa dan ASEAN. Cyber University melihat kolaborasi dengan University of Amsterdam dan Universiti Teknologi MARA sebagai peluang strategis untuk mengintegrasikan keunggulan riset informatika, teknologi microwave, dan pengembangan Fintech dalam menjawab tantangan transformasi digital global," ujarnya.
Dr. Agus juga menambahkan, komitmen Cyber University adalah mendorong riset terapan yang berdampak nyata. "Sebagai universitas berbasis siber dengan kekhasan di bidang Fintech dan teknologi digital, kami percaya bahwa sinergi riset lintas disiplin dan lintas negara akan menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan bagi industri dan masyarakat," tegasnya.
Melalui diskusi ini, ketiga institusi sepakat untuk menindaklanjuti peluang kolaborasi dalam bentuk penelitian bersama, publikasi internasional, dan pengembangan proyek riset strategis yang relevan dengan tantangan global, khususnya di kawasan Eropa dan ASEAN. Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan riset berkelas internasional, memperluas jejaring akademik global, serta mendorong kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab tantangan transformasi digital dan teknologi masa depan.
BRI Institute kini secara resmi telah berubah jadi Universitas Siber Indonesia Pratama atau lebih dikenal 'Cyber University'. Kampus ini mempunyai mis...
Jakarta - Euforia kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini memang sudah berlalu sejak pengumuman sebulan yang lalu. Namun, ken...