Lebak - Gapura Wisata Desa Citorek siap menyambut wisatawan setelah mahasiswa Cyber University menyelesaikan fase akhir pembangunan pada Desember 2025. Proyek pengabdian yang digelar 3–9 Desember 2025 ini merupakan lanjutan program Pengabdian PM Berdampak Kemendik?TIK?Saintek 2025, di mana mahasiswa BEM dari Cyber University yang terkenal sebagai?The First Fintech University in Indonesia??membangun Gapura Selamat Datang dan menara pandang di kawasan Gunung Maang dan Gunung Malang, Kabupaten Lebak.
Pembangunan dimulai dengan penyelesaian finalisasi Gapura Wisata Desa Citorek, yang sebelumnya sudah dirancang pada tahap pengabdian pertama. Gapura tersebut dirancang sebagai ikon baru yang lebih representatif untuk menyambut pengunjung. Pada 5 Desember 2025, tim mahasiswa melanjutkan kerja lapangan dengan mendirikan menara pandang di Gunung Malang yang ditargetkan rampung pada 13 Desember 2025.
Baca juga: Cyber University Bawa Energi Baru ke Desa Citorek Sabrang lewat Pengabdian Berdampak
“Tujuan kami adalah menjadikan Citorek destinasi wisata alam yang aman, rapi, dan menarik bagi semua kalangan,” ujar Dr. Anang Martoyo, dosen pembimbing sekaligus Kepala Cyber Center. “Pembangunan fisik ini tidak lepas dari sinergi dengan masyarakat setempat, sehingga hasilnya dapat berkelanjutan.”
Kepala Desa Citorek, Suarta Atmawijaya, bersama perangkat desa Carik Sarnuki, Kasi Ekbang Sukardi, Ahyudin, serta tokoh masyarakat Edi, memberikan sambutan hangat. “Kami sangat mengapresiasi kontribusi mahasiswa Cyber University dalam pembangunan infrastruktur wisata desa kami,” kata Suarta Atmawijaya. “Kehadiran mereka tidak hanya membawa tenaga, tetapi juga ide-ide segar yang memperkuat potensi ekonomi lokal.”
Selain pembangunan struktur, mahasiswa Cyber University juga melaksanakan serangkaian penyuluhan, termasuk pelatihan digital marketing bagi pelaku usaha lokal dan pembuatan gendar menggunakan mesin. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola dan mempromosikan produk serta layanan wisata.
Dengan target penyelesaian seluruh rangkaian kegiatan pada akhir Desember 2025, diharapkan Gapura Wisata Desa Citorek dan menara pandang akan menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dampak jangka panjangnya diperkirakan akan meningkatkan pendapatan warga, memperluas peluang kerja, dan memperkuat citra Citorek sebagai destinasi wisata alam yang potensial.