Daya Tampung UGM 2026, Cek Kuota 93 Prodi dan Strategi Membaca Peluangnya

Daya Tampung UGM 2026, Cek Kuota 93 Prodi dan Strategi Membaca Peluangnya
  • 30 Apr
  • 2026

Daya Tampung UGM 2026, Cek Kuota 93 Prodi dan Strategi Membaca Peluangnya

Daya Tampung UGM 2026 merupakan informasi penting bagi calon mahasiswa yang sedang menyiapkan pilihan jurusan dan jalur masuk. Data resmi admisi UGM mencatat adanya 93 program studi jenjang Sarjana dan Sarjana Terapan yang diselenggarakan oleh 18 fakultas dan 1 Sekolah Vokasi.

Total daya tampung tersebut dibagi menjadi tiga jalur pendaftaran. Komposisinya adalah 30 persen untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 30 persen untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan 40 persen untuk jalur Seleksi Mandiri.

Baca Juga: Kupas Tuntas Passing Grade UGM dan Daya Tampung 2026

Prodi dengan Daya Tampung Total Terbesar

Beberapa program studi di UGM memiliki kuota yang jauh lebih besar dibanding prodi lain. Hukum menjadi prodi dengan daya tampung total terbesar, yaitu 320 kursi, disusul Ilmu dan Industri Peternakan 300 kursi, Kehutanan 300 kursi, Farmasi 240 kursi, serta Biologi dan Psikologi yang masing-masing 225 kursi.

Jika mengacu pada data yang sudah dihitung dari tabel daya tampung program studi, total kapasitas seluruh jalur mencapai 9.403 kursi. Sementara itu, UGM menyebut kuota jalur SNBT 2026 mencapai 2.837 kursi atau sekitar 30 persen dari total kapasitas program sarjana dan sarjana terapan.

Untuk jalur UTBK SNBT 2026, artikel dari Kompas merangkum 12 prodi UGM dengan daya tampung terbesar. Hukum menempati posisi pertama dengan 96 kursi, diikuti Ilmu Peternakan 90 kursi, Ilmu Kehutanan 90 kursi, Farmasi 72 kursi, Biologi 68 kursi, Psikologi 68 kursi, Kedokteran Hewan 60 kursi, Kedokteran 53 kursi, Teknik Mesin 51 kursi, Kimia 45 kursi, Kedokteran Gigi 45 kursi, dan Teknik Kimia 42 kursi.

Meski kuotanya besar, tingkat persaingan tetap tinggi di beberapa prodi. Hukum tercatat memiliki 3.654 peminat pada 2025, Psikologi 3.601 peminat, dan Kedokteran 3.155 peminat. Karena itu, daya tampung sebaiknya dipakai sebagai bahan membaca peluang, bukan sebagai jaminan bahwa satu jurusan akan lebih mudah ditembus.

Cara Membaca Peluang dengan Lebih Cermat

Artinya, calon mahasiswa yang berencana masuk lewat SNBT perlu membaca daya tampung tidak hanya dari sisi prodi incaran, tetapi juga dari distribusi kuota di tingkat universitas. Jalur mandiri juga memiliki porsi paling besar, yakni 40 persen, sehingga strategi pendaftaran tidak harus bertumpu pada satu jalur saja.

Cara paling sederhana adalah melihat total daya tampung suatu prodi, lalu mencocokkannya dengan jalur yang ingin dipilih. Dari sana, calon mahasiswa bisa mengetahui apakah prodi tertentu lebih menarik dipertimbangkan lewat SNBP, SNBT, atau Seleksi Mandiri.

Data peminat juga bisa membantu memberi konteks tambahan. Misalnya, Biologi memiliki kuota SNBT 68 dengan peminat 2025 sebanyak 538, sedangkan Kimia memiliki kuota 45 dengan peminat 459. Angka seperti ini bisa dibaca berbeda dibanding prodi dengan peminat ribuan, meski semuanya sama-sama masuk kelompok kuota besar.

Daftar Lengkap 93 Prodi UGM

  1. Agronomi : 80
  2. Akuakultur : 75
  3. Akuntansi : 150
  4. Antropologi Budaya : 100
  5. Arkeologi : 70
  6. Arsitektur : 80
  7. Bahasa dan Kebudayaan Jepang : 60
  8. Bahasa dan Kebudayaan Korea : 60
  9. Bahasa dan Sastra Prancis : 45
  10. Bahasa dan Sastra Indonesia : 100
  11. Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa : 50
  12. Biologi : 225
  13. Ekonomi Pertanian dan Agribisnis : 90
  14. Elektronika dan Instrumentasi : 88
  15. Farmasi : 240
  16. Filsafat : 150
  17. Fisika : 70
  18. Geofisika : 70
  19. Geografi Lingkungan : 115
  20. Gizi : 100
  21. Higiene Gigi : 55
  22. Hukum : 320
  23. Ilmu Aktuaria : 55
  24. Ilmu dan Industri Peternakan : 300
  25. Ilmu Ekonomi : 100
  26. Ilmu Hubungan Internasional : 80
  27. Ilmu Keperawatan : 120
  28. Ilmu Komputer : 88
  29. Ilmu Komunikasi : 80
  30. Ilmu Tanah : 75
  31. Kartografi dan Penginderaan Jauh : 100
  32. Kedokteran : 175
  33. Kedokteran Gigi : 150
  34. Kedokteran Hewan : 200
  35. Kehutanan : 300
  36. Kimia : 150
  37. Manajemen : 150
  38. Manajemen dan Kebijakan Publik : 80
  39. Manajemen Sumberdaya Akuatik : 75
  40. Matematika : 65
  41. Mikrobiologi Pertanian : 35
  42. Pariwisata : 70
  43. Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan : 80
  44. Pembangunan Wilayah : 80
  45. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian : 30
  46. Perencanaan Wilayah dan Kota : 75
  47. Politik dan Pemerintahan : 80
  48. Proteksi Tanaman : 75
  49. Psikologi : 225
  50. Sastra Arab : 70
  51. Sastra Inggris : 70
  52. Sejarah : 60
  53. Sosiologi : 80
  54. Statistika : 65
  55. Teknik Biomedis : 60
  56. Teknik Elektro : 115
  57. Teknik Fisika : 120
  58. Teknik Geodesi : 115
  59. Teknik Geologi : 120
  60. Teknik Industri : 120
  61. Teknik Infrastruktur Lingkungan : 50
  62. Teknik Kimia : 140
  63. Teknik Mesin : 170
  64. Teknik Nuklir : 50
  65. Teknik Pertanian : 95
  66. Teknik Sipil : 110
  67. Teknik Sumber Daya Air : 50
  68. Teknologi Hasil Perikanan : 75
  69. Teknologi Industri Pertanian : 100
  70. Teknologi Informasi : 95
  71. Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian : 110
  72. Akuntansi Sektor Publik : 100
  73. Bahasa Inggris (Terapan) : 75
  74. Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional : 60
  75. Bisnis Perjalanan Wisata : 90
  76. Manajemen dan Penilaian Properti : 100
  77. Manajemen Informasi Kesehatan : 120
  78. Pembangunan Ekonomi Kewilayahan : 100
  79. Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi : 75
  80. Pengelolaan Hutan : 90
  81. Pengembangan Produk Agroindustri : 90
  82. Perbankan : 120
  83. Sistem Informasi Geografis : 70
  84. Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil : 72
  85. Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat : 75
  86. Teknologi Rekayasa Elektro : 87
  87. Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol : 72
  88. Teknologi Rekayasa Internet : 96
  89. Teknologi Rekayasa Mesin : 75
  90. Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil : 54
  91. Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak : 96
  92. Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar : 70
  93. Teknologi Veteriner : 90

Siapkan Pilihan Alternatif di Cyber University

Persaingan masuk ke Universitas Gadjah Mada (UGM) tetap ketat meski beberapa program studi memiliki kuota penerimaan yang cukup besar. Kondisi ini menuntut calon mahasiswa untuk tidak hanya bergantung pada satu kampus tujuan, melainkan menyiapkan strategi alternatif sejak awal agar rencana kuliah tetap berjalan meski persaingan di prodi incaran sangat tinggi.

Cyber University dapat menjadi salah satu opsi alternatif yang patut dipertimbangkan, terutama bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi sesuai minat dan rencana akademik. Dengan menyiapkan pilihan sejak dini, calon mahasiswa memiliki ruang lebih luas untuk menyusun keputusan kuliah secara matang. Segera eksplorasi informasi pendaftaran Cyber University dan pastikan Anda menyiapkan jalur alternatif terbaik demi masa depan pendidikan yang terarah.

Berita Terkait

Mengenal AI Trainer, Profesi yang Menjanjikan di Masa Mendatang

Kecerdasan buatan (AI) semakin memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu profesi yang muncul sebagai hasil dari perkembangan tek...

Mengenal Struktur Jabatan di Perusahaan: Dari Staff hingga C-Level

Bagi mahasiswa atau lulusan baru yang akan memasuki dunia kerja, memahami struktur organisasi dan jenjang jabatan di sebuah perusahaan adalah pemahama...