Dari Skripsi ke BRI: Lulusan Bisnis Digital Ini Bawa Transformasi Digital UMKM ke Level Selanjutnya

research
  • 09 Dec
  • 2025

Dari Skripsi ke BRI: Lulusan Bisnis Digital Ini Bawa Transformasi Digital UMKM ke Level Selanjutnya

Jakarta – Alumni Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Cyber University, Nabil Perdana Sukma, menamatkan studi dengan skripsi berjudul “Pengaruh E?Commerce terhadap Volume Penjualan pada Marketplace Localoka di Jakarta Pusat” dan kini mengemban peran strategis sebagai Relationship Manager Funding and Transaction di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Penelitian yang dibimbing oleh Dr. Ayi Wahid, S.Si., MM ini menyoroti bagaimana digitalisasi marketplace dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi transaksi, serta memperkuat branding UMKM di kawasan urban, khususnya Jakarta Pusat.

Penelitian Nabil dilakukan pada tahun akademik 2023/2024, dengan metodologi kuantitatif?kualitatif, mengumpulkan data penjualan UMKM yang beroperasi di platform Localoka. Hasilnya menunjukkan peningkatan volume penjualan rata?rata sebesar 27?% setelah pelaku usaha mengadopsi strategi e?commerce, sekaligus menurunkan biaya operasional transaksi hingga 15?%.

Baca juga: Alumni Bisnis Digital Cyber University Genggam Posisi Kunci di BRI, Buka Jalan Transformasi Digital Perbankan

“Riset Nabil tentang e?commerce UMKM dan kiprahnya di BRI menunjukkan kesinambungan antara pengembangan akademik dan transformasi digital perbankan. Ini menjadi indikator bahwa lulusan Bisnis Digital siap berkontribusi dalam penguatan ekonomi nasional berbasis UMKM,” ujar Ketua Program Studi Bisnis Digital, Vivi Afifah.

Setelah lulus, Nabil menjalani magang selama satu tahun (Maret?2023–Maret?2024) di BRI Jakarta Pusat pada Divisi Social Entrepreneurship & Incubation. Selama magang, ia terlibat dalam proses approval klaster UMKM, monitoring pelatihan binaan, rekap data portal Klasterkuhidupku, serta persiapan bazar UMKM bulanan yang menjadi bagian integral ekosistem pemberdayaan ekonomi mikro nasional.

Pengalaman tersebut kini diintegrasikan ke dalam tugasnya di BRI, di mana ia mengelola relasi nasabah, menghimpun dana, dan mengoptimalkan transaksi perbankan khusus untuk segmen UMKM dan ritel. “Pengalaman lapangan di BRI memberi saya perspektif praktis tentang tantangan dan peluang UMKM dalam era digital, sehingga saya dapat memberikan solusi keuangan yang lebih tepat sasaran,” kata Nabil.

Baca juga: Beragam Latar Belakang, Satu Visi: Mahasiswa Inspiratif Cyber University Bangun Jejaring dan Ide Baru di Cisarua

Keberhasilan Nabil ini pun, menegaskan pentingnya sinergi antara riset akademik, program magang industri, dan kebutuhan sektor perbankan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam agenda transformasi ekonomi digital Indonesia. Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang teknologi keuangan, sehingga dapat menjawab tantangan dan peluang ekonomi digital yang terus berkembang.

Dengan posisi strategisnya di BRI, Nabil diharapkan dapat memperkuat intermediasi perbankan sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM melalui layanan keuangan yang terintegrasi dengan platform e?commerce. “Kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga keuangan adalah kunci utama dalam menciptakan ekosistem ekonomi digital yang inklusif,” tambah Vivi Afifah.