Jakarta – Dunia kini dikelilingi teknologi cerdas, tapi sedikit yang tahu bagaimana semuanya bermula. Melalui presentasi yang menarik, Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknologi Informasi Cyber university, Dicky Hariyanto mengulas perjalanan panjang lahirnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), mulai dari ide klasik para ilmuwan hingga transformasinya menjadi teknologi mutakhir masa kini.
Dalam sesi interaktif di acara AI Summit & Mental Health yang digelar di Aula Perpustakaan Universitas Indonesia, Crystal of Knowledge, lantai 3, pada Selasa (28/10) kemarin itu, Dicky membuka diskusi dengan menanyakan kepada peserta seberapa sering mereka menggunakan AI dalam kehidupan sehari-hari. Waktu itu, terlihat banyak yang mengangkat tangan, meski beberapa mengaku tidak sadar bahwa layanan sehari-hari pun didukung teknologi AI.
Baca juga: Cyber University Gaungkan AI untuk Kesehatan Mental Lewat AI Summit & Mental Health 2025
Dicky lalu menjelaskan bahwa AI sudah mulai diperkenalkan sejak tahun 1956 oleh John McCarthy, yang kemudian dikenal sebagai Bapak AI. Ia juga mengingatkan peran Alan Turing yang lebih awal mengenalkan dasar-dasar komputasi dan pemikiran mesin.
“Sekarang adalah era AI generatif yang kolaboratif. AI bisa berdialog, membantu riset, bahkan menulis kode,” jelasnya sambil menyinggung teknologi terkini yang mampu menggerakkan layanan publik seperti transportasi otomatis hingga hotel tanpa kru.
Pada akhir paparannya, Dicky menekankan bahwa edukasi tentang AI tidak hanya penting bagi profesional teknologi, namun juga bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan. “AI bukan untuk menggantikan manusia, tetapi meningkatkan kualitas kehidupan manusia,” tutupnya.
Baca juga: Cyber University Pacu Mutu Pendidikan Tinggi dengan Aktif di Klinik Pembelajaran LLDIKTI
Dengan wawasan yang diberikan Cyber University sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia, melalui Kaprodi Teknologi Informasi itu, para peserta diharapkan makin siap menghadapi transformasi digital yang terus berkembang dalam ekosistem pendidikan maupun industri.