Jakarta – Menjawab tantangan pesatnya perkembangan teknologi digital, Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia menawarkan beragam program beasiswa digital untuk pelajar dan mahasiswa Indonesia. Inisiatif ini bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan masa depan yang relevan, khususnya di sektor Financial Technology (Fintech).
Pengumuman beasiswa ini disampaikan dalam acara AI Summit & Mental Health 2025 pada Rabu (05/11) di Perpustakaan Universitas Indonesia, Depok pada. Talkshow bertema “Empowering Humanity Through Artificial Intelligence and Mental Awareness” ini dihadiri sekitar 90 peserta dari kalangan mahasiswa, pelajar SMK/SMA, dan akademisi lintas perguruan tinggi. Mereka diajak memahami peran Artificial Intelligence (AI) dalam kemajuan teknologi dan peningkatan kesejahteraan mental, terutama di kalangan Gen Z.
Baca Juga: Cyber University Kupas Ancaman Privasi dan Keamanan Digital dalam Seminar “Katastrofi Siber 2025”
Setiaji, Kepala Kampus Cyber University, menekankan pentingnya literasi digital dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri Financial Technology (Fintech). Ia menyampaikan bahwa sektor Fintech adalah salah satu yang tumbuh paling cepat dan diprediksi mendominasi pasar tenaga kerja hingga 2030.
“Industri Financial Technology (Fintech) sekarang membutuhkan talenta muda yang cepat belajar, kritis, dan mampu beradaptasi dengan teknologi baru. Jangan tunggu sampai terlambat untuk mempersiapkan diri,” ujarnya.
Cyber University menawarkan tiga program beasiswa unggulan yang pendaftarannya dibuka hingga Februari 2026, yakni SMART Scholarship (beasiswa jalur undangan), BRIGHT Scholarship (beasiswa untuk pelajar berprestasi), dan DIGITALENT Scholarship (beasiswa bagi talenta digital). Beasiswa ini dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya, sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja berbasis Artificial Intelligence (AI) dan finansial digital.
Setiaji juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kesehatan mental. Ia berharap forum seperti AI Summit & Mental Health 2025 dapat membantu mahasiswa dan pelajar memanfaatkan teknologi secara positif.
“Kita ingin teknologi membantu manusia menjadi lebih baik, bukan sebaliknya. Artificial Intelligence (AI) harus digunakan dengan bijak untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Cyber University melalui program beasiswa ini menunjukkan komitmen untuk mempersiapkan generasi masa depan yang berdaya saing global, humanis, dan beretika. Informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui laman https://scholarship.cyber-university.id.