Cyber University Serukan “Waktunya Aksi!” untuk PKM 2025, Mahasiswa Siap Unjuk Inovasi

research
  • 16 Jun
  • 2025

Cyber University Serukan “Waktunya Aksi!” untuk PKM 2025, Mahasiswa Siap Unjuk Inovasi

Jakarta - Suasana di kampus Cyber University, yang dikenal luas sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia, kembali dipenuhi semangat inovasi menyusul dibukanya pendaftaran Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025. Sejak pengumuman resmi dari Direktorat Belmawa, Kemendikbudristek, para mahasiswa dari berbagai program studi tampak bergerak cepat menyiapkan proposal terbaik mereka.

Di tengah kesibukan kuliah dan aktivitas organisasi, mahasiswa dari Program Studi Bisnis Digital, Digital Entrepreneur (Kewirausahaan), Sistem Teknologi Informasi, hingga Sistem Informasi tetap meluangkan waktu untuk berdiskusi, menulis, dan menyusun gagasan yang berdampak. PKM bagi mereka bukan sekadar kompetisi, ini adalah ajang pembuktian diri sebagai agen perubahan.

"Siapa saja bisa ikut, asal berani melangkah". Kalimat ini menjadi penyemangat di kalangan mahasiswa yang terlibat. Tahun ini, Cyber University mencatat pengiriman enam proposal PKM dalam berbagai skema: dua PKM-Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT), dua PKM-AI, satu PKM-Kewirausahaan (PKM-K), dan satu PKM-Karsa Cipta (PKM-KC). Tak hanya itu, satu proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 juga turut diajukan.

Baca juga: Cyber University Hadirkan Solusi Kuliah Berkualitas Untuk Lululusan SMKN 8 Jakarta

Di balik semangat para mereka, hadir sosok penting seperti Dr. Anang Martoyo yang setia mendampingi sebagai pembimbing. Ia tidak hanya memberi arahan teknis, tetapi juga menanamkan semangat, tanggung jawab, dan etika kerja tim yang solid.

Pengunggahan proposal dilakukan secara daring melalui portal resmi https://simbelmawa.kemdikbud.go.id. Batas akhir pengumpulan adalah Senin, 2 Juni 2025 untuk PKM, dan 9 Juni 2025 untuk P2MW lalu. Ia menuturkan, dalam suasana digital seperti ini, ketelitian menjadi kunci. Mahasiswa saling bahu-membahu melakukan pengecekan akhir, menyadari bahwa kesalahan kecil bisa berakibat fatal.

Sementara itu, salah satu mahasiswa yang menjadi peserta PKM menyebutkan bahwa PKM bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan proses belajar menyusun argumen ilmiah, kerja sama tim serta untuk menumbuhkan mental pemenang.

"PKM bukan hanya soal menang atau kalah. Ia adalah proses belajar menyusun argumen ilmiah, bekerja dalam tim, serta menumbuhkan mental pemenang," kata salah satu mahasiswa peserta PKM, dalam keterangan rilis, Senin (16/6).

Baca juga: Cyber University Gaungkan Semangat Inovasi Lewat PKM 2025, Buktikan Diri Sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia

Bagi Cyber University, PKM menjadi bagian penting dalam membentuk ekosistem akademik yang inovatif dan berdampak. Ajang ini melatih mahasiswa untuk berpikir kritis, menyelesaikan masalah nyata, dan mempersiapkan diri menjadi inovator masa depan di era ekonomi digital.

Dengan semangat "Waktunya Aksi!", Cyber University mengajak seluruh mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton dalam perubaha,tapi pelaku utama. Karena di dunia yang bergerak cepat, ide tanpa tindakan hanyalah angan. Kini saatnya membuktikan bahwa gagasan hebat bisa lahir dari kampus digital, untuk Indonesia dan dunia.