Cyber University Perkuat Komitmen Akses Pendidikan, Ikuti Bimtek KIP Kuliah LLDikti III

research
  • 29 Oct
  • 2025

Cyber University Perkuat Komitmen Akses Pendidikan, Ikuti Bimtek KIP Kuliah LLDikti III

Jakarta - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) tahun 2025 bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayahnya. Acara yang berlangsung dari tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2025 di Cityloog Hotel, Jakarta ini bertujuan untuk menjaga integritas dan memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, diwakili oleh Koordinator Tim Beasiswa, Rafida Chika Firdaus. Chika mengngkapkan, bahwa bimtek ini diselenggarakan mengingat kuota penerima KIP Kuliah di LLDikti Wilayah III yang jauh di bawah kebutuhan kampus.

Baca juga: Cyber University Ajak Dunia Pendidikan Seimbangkan Teknologi dan Kemanusiaan di Era AI

"Diungkapkannya, kuota penerima KIP Kuliah di LLDikti Wilayah III hanya 2.456 mahasiswa. Ini jauh di bawah kebutuhan kampus yang menurut mereka mencapai hampir 9.000 mahasiswa. Kondisi ini tentunya menuntut tata kelola yang lebih disiplin dan transparan," ungkap Chika.

Ketua LLDikti Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, menekankan pentingnya KIP Kuliah sebagai wujud komitmen pemerintah. “KIP Kuliah adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga tidak mampu agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, ditegaskan juga empat pedoman standar yang harus dimiliki kampus, mulai dari SOP penerimaan mahasiswa, mekanisme pengelolaan bantuan, sistem evaluasi dan pelaporan, hingga aturan pembiayaan non-akademik. Pengawasan internal juga diperkuat melalui regulasi Peraturan Presiden No. 63 Tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai.

Di samping itu, Auditor Inspektorat Jenderal, Ludwina Nofrida, menegaskan pentingnya penyaluran bantuan yang tepat sasaran. “Seluruh bantuan harus disalurkan secara tepat sasaran, bebas pungutan liar, dan dipertanggungjawabkan sesuai aturan,” tegasnya.

Dana KIP Kuliah akan disalurkan dua kali setahun melalui Bank BTN, dengan fasilitas rekening khusus bebas biaya administrasi dan perlindungan asuransi. Mahasiswa penerima tetap diberikan ruang untuk bekerja atau berwirausaha, asalkan mampu menjaga prestasi dan menyelesaikan kuliah tepat waktu.

Baca juga: Cyber University Dorong Hubungan Teknologi dan Kemanusiaan yang Seimbang di Era AI

"Melalui Bimtek ini, LLDikti berharap pengelolaan KIP Kuliah di PTS, termasuk Cyber University, semakin profesional, transparan, serta mampu mendorong peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi," ujar Chika.

Cyber University, sebagai salah satu PTS yang berpartisipasi, berkomitmen untuk menerapkan pedoman dan regulasi yang ada demi memastikan KIP Kuliah tersalurkan tepat sasaran dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa berpotensi dari keluarga kurang mampu untuk meraih pendidikan tinggi berkualitas.