Jakarta – Kemajuan teknologi yang semakin pesat menuntut mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi inovatif. Salah satu langkah strategis yang dilakukan Universitas Siber Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Cyber University yakni mengasah pola pikir algoritmik para mahasiswanya melalui pengajaran Algoritma dan Pemrograman dengan menggunakan bahasa pemrograman Python.
Mata kuliah ini menjadi fondasi penting bagi mahasiswa semester 1 dalam memahami cara berpikir yang logis, terstruktur, dan sistematis. Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknologi Informasi (TI) Cyber University, Dicky Hariyanto, dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada Selasa (25/3) di Jakarta, mengungkapkan bahwa mengajar Algoritma dan Pemrograman merupakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang.
"Dalam dunia teknologi yang terus berkembang, fondasi dari semua solusi inovatif adalah kemampuan berpikir secara algoritmik. Ini bukan sekadar keterampilan teknis, tetapi juga pola pikir yang dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan," katanya.
Baca juga: Prodi TI Cyber University Dorong Digitalisasi Masjid dengan Pelatihan Website CMS
Dalam perkuliahan ini, Python dipilih sebagai alat utama dalam pembelajaran. Dicky menjelaskan bahwa Python bukan hanya populer karena sintaksnya yang sederhana dan fleksibel, tetapi juga karena menjadi bahasa pilihan dalam pengembangan machine learning.
"Dengan menguasai Python sejak awal, mahasiswa tidak hanya memahami dasar-dasar pemrograman, tetapi juga dipersiapkan untuk menjelajahi dunia machine learning yang berkembang pesat. Hal ini memberikan nilai tambah bagi mereka dalam persaingan industri teknologi di masa depan," kata Dicky.
Menurutnya, lulusan yang sukses di era digital adalah mereka yang memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran Algoritma dan Pemrograman ini bukan hanya bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk pola pikir yang mampu menghadapi tantangan di dunia nyata.
"Kemampuan berpikir secara algoritmik merupakan keterampilan yang dapat diterapkan di berbagai disiplin ilmu dan sektor industri. Mahasiswa yang mampu memahami konsep ini dengan baik akan lebih siap dalam mengembangkan solusi teknologi yang inovatif dan berdampak luas," tutup Dicky.
Baca juga: Perjuangan Berbuah Manis! Puluhan Siswa SMA Perguruan Rakyat 1 Resmi Dapat Beasiswa Cyber University
Dengan strategi pengajaran yang adaptif dan berbasis teknologi mutakhir, Cyber University terus berupaya mencetak generasi inovator masa depan yang mampu bersaing di dunia digital yang semakin dinamis.