Cyber University Gandeng Bank Muamalat, Mahasiswa Didorong Terjun Langsung ke Dunia Industri

Cyber University Gandeng Bank Muamalat, Mahasiswa Didorong Terjun Langsung ke Dunia Industri
  • 24 Sep
  • 2026

Cyber University Gandeng Bank Muamalat, Mahasiswa Didorong Terjun Langsung ke Dunia Industri

JAKARTA - Cyber University memperluas kolaborasi lintas sektor melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah mitra dalam rangkaian Wisuda Cyber University keempat yang digelar di Gedung Pewayangan Kautaman, Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026).

Salah satu kerja sama tersebut dilakukan bersama Bank Muamalat Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri. Kolaborasi ini diarahkan untuk membuka berbagai peluang pengembangan mahasiswa, mulai dari pengalaman magang, keterlibatan dalam proyek, hingga pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Regional Head Region Jakarta West Bank Muamalat Indonesia, Agung Bayu Sulistiono, mengatakan pihaknya terus membangun komunikasi dengan berbagai perguruan tinggi di wilayah Jakarta dan Banten untuk mengembangkan kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

“Kami banyak melakukan perkenalan dengan kampus-kampus yang ada di wilayah kami, tentunya di Jakarta dan Banten. Kami melakukan kunjungan satu per satu ke pihak rektorat, pihak dekanat, bahkan juga melibatkan mahasiswa,” ujar Agung.

Menurutnya, kerja sama antara Bank Muamalat dan perguruan tinggi tidak hanya ditujukan untuk membangun hubungan antara perusahaan dan institusi pendidikan. Namun, kolaborasi juga dapat memberikan manfaat kepada pegawai, mahasiswa, serta lingkungan kampus melalui berbagai program yang disepakati bersama.

“Kalau Tridharma Perguruan Tinggi itu sebenarnya kita bicara masalah hubungan mutualisme. Tidak hanya dari Muamalat ke kampus, tapi juga Muamalat ke pegawai, Muamalat ke mahasiswa, bahkan Muamalat kepada lingkungan kampus,” jelasnya.

Baca juga: Cyber University dan Rumah Sakit Helsa Jatirahayu Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Kesehatan

Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah Cyber University dalam membangun konektivitas yang lebih luas dengan dunia industri dan berbagai sektor lainnya. Melalui semangat “Shaping Future Digital Leader”, Cyber University mendorong terciptanya ruang kolaborasi yang tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman yang relevan dengan perkembangan dunia kerja.

Agung melihat mahasiswa Cyber University memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui keterlibatan secara langsung dalam berbagai aktivitas dan proyek di dunia industri. Menurutnya, kebutuhan dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan lulusan yang mampu menjalankan aktivitas rutin, tetapi juga memiliki kemampuan dalam menginisiasi bisnis dan mengembangkan proyek.

Ia mencontohkan bentuk kolaborasi yang telah dilakukan Bank Muamalat bersama perguruan tinggi lain, yakni dengan melibatkan mahasiswa dalam proses pengembangan sistem. Mahasiswa dapat terlibat mulai dari tahap perancangan, pengujian, hingga sistem tersebut siap digunakan.

“Kami sudah mempraktikkan ketika kami bekerja sama dengan sebuah kampus. Implementasi dari bentuk kerja sama itu kami melibatkan mahasiswanya. Bagaimana menyiapkan sistem yang compatible dengan kebutuhan kampus, pasti harus ada desain, kemudian testing, sampai final untuk bisa live dan diuji cobakan,” ungkapnya.

Menurut Agung, keterlibatan mahasiswa secara langsung dalam proyek industri menjadi pengalaman penting karena memberikan kesempatan bagi mereka untuk memahami bagaimana sebuah sistem dikembangkan dan diimplementasikan dalam kondisi nyata.

“Ketika mahasiswa Cyber hadir di Muamalat, mereka belajar langsung bagaimana mengembangkan sistem dan bagaimana kemudian implementasi hingga live. Itu yang tidak ada di dunia kampus. Nah, saat itu ada, mereka sudah punya pengalaman dan pastinya mereka akan sangat termotivasi untuk belajar,” tuturnya.

Ia menambahkan, pengalaman magang juga dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai berbagai hal baru yang tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas. Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi salah satu ruang pembelajaran yang dapat mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan praktis di dunia kerja.

“Yang kedua, ternyata banyak hal baru di dunia kerja yang bisa dipelajari dengan magang,” pungkas Agung.

Berita Terkait

BRI Institute Resmi Ganti Nama Jadi Cyber University

BRI Institute kini secara resmi telah berubah jadi Universitas Siber Indonesia Pratama atau lebih dikenal 'Cyber University'. Kampus ini mempunyai mis...

Realita Pahit Lulus SNBP: Gratis Masuk, Tapi UKT Tetap Mencekik, Ini Solusinya!

Jakarta - Euforia kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini memang sudah berlalu sejak pengumuman sebulan yang lalu. Namun, ken...