Jakarta - Delegasi Cyber University (Universitas Siber Indonesia) berpartisipasi aktif dalam ajang Indonesia-China Education-Industry Collaboration Summit 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Kemdiktisaintek ini, berlangsung di Gedung D Grha Diktisaintek, Jakarta Pusat, Kamis (10/9).
Rombongan Cyber University dipimpin oleh Kepala Cyber Career, Dr. Anang Martoyo, beserta lima mahasiswa dari lima program studi. Dr. Anang menyebut, partisipasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Tiongkok di sektor pendidikan tinggi dan industri.
Dalam sesi Focus Group Discussion (FGD), mahasiswa Cyber University aktif berdiskusi mengenai kesesuaian kompetensi lulusan kampus dengan kebutuhan industri Tiongkok di Indonesia. Lima mahasiswa tersebut adalah Bimo Yunda Permana Putra, Muhammad Zidan, Fakhri Rasyid, Muhammad Kayyis Abdullah, dan Ikhwan Nusafa.
Selain berdiskusi, mahasiswa juga menyerahkan Curriculum Vitae (CV) cetak maupun digital untuk dinilai langsung oleh tim perekrut. Lebih dari 15 perusahaan asal Tiongkok membuka stan rekrutmen dengan kriteria seperti penguasaan bahasa Mandarin, keahlian TI, manajerial, dan pengalaman kerja.
Dr. Anang menyambut positif ruang interaksi langsung antara dunia kampus dan sektor industri global tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini krusial untuk menjaga relevansi kurikulum perguruan tinggi dengan kebutuhan pasar kerja nasional maupun internasional.
"Kegiatan kolaborasi antara dunia industri, usaha, dan kerja dengan dunia kampus seperti ini sangat dibutuhkan. Hal ini krusial untuk memastikan bekal kompetensi yang dimiliki lulusan kami benar-benar relevan dan sesuai dengan kebutuhan dinamis perusahaan global," kata Dr. Anang.
Baca juga: Rahasia Lulusan Cyber University Siap Kerja Lewat CLP 3+1
Partisipasi dalam forum ini sekaligus membuka jalan bagi Cyber University sebagai "Shaping Future Digital Leader" untuk memperluas kemitraan program magang dan rekrutmen lulusan secara langsung.
"Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat daya saing mahasiswa Indonesia agar siap berkarier di pasar kerja global," tutupnya.
BRI Institute kini secara resmi telah berubah jadi Universitas Siber Indonesia Pratama atau lebih dikenal 'Cyber University'. Kampus ini mempunyai mis...
Jakarta - Euforia kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini memang sudah berlalu sejak pengumuman sebulan yang lalu. Namun, ken...