JAKARTA – Program Studi Kewirausahaan Universitas Siber Indonesia (Cyber University) menggelar pelatihan “Optimalisasi Canva Video sebagai Media Pemasaran Efektif” bagi Kelompok PKK RW 013 Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur, pada Sabtu (9/5), di RPTRA Cibubur Berseri. Kegiatan ini bertujuan membekali anggota PKK dengan keterampilan promosi digital untuk mendukung UMKM dan usaha rumahan, melalui praktik langsung pembuatan desain dan video pemasaran menggunakan platform Canva.
Kegiatan ini merupakan inisiatif dosen dan mahasiswa Program Studi Kewirausahaan Universitas Siber Indonesia, dengan Rini Martiwi sebagai ketua pelaksana. Sasaran utama pelatihan adalah anggota Kelompok PKK RW 013 Kelurahan Cibubur, yang dibekali keterampilan promosi digital melalui pemanfaatan platform Canva. Peserta diajak memahami cara membuat desain promosi dan video pemasaran yang menarik untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta usaha rumahan mereka.
Baca juga: 5 Bidang Pekerjaan yang Paling Dibutuhkan hingga 2030, Gen Z Wajib Tahu
Acara dibuka oleh Nurhasanah, Sekretaris Kelurahan Cibubur, yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas digital bagi masyarakat.
“Peningkatan kapasitas digital bagi masyarakat, khususnya PKK, sangat penting agar usaha kecil bisa bersaing di era modern,” ujar Nurhasanah pada keterangan rilis Selasa (26/5)
Sebelum materi dimulai, peserta terlebih dahulu mengisi kuesioner pre-test untuk mengukur pemahaman awal mengenai pemasaran digital. Sesi materi kemudian disampaikan oleh Siti Nuryati, dosen Program Studi Kewirausahaan, yang membahas urgensi pemasaran digital dan strategi promosi berbasis konten visual. Dilanjutkan oleh Kusnandar, dosen lainnya, yang memaparkan strategi penggunaan media sosial secara efektif bagi pelaku usaha.
Sesi praktik menjadi bagian paling menarik dari pelatihan, di mana peserta diajak langsung mencoba membuat desain promosi dan video pemasaran menggunakan Canva di bawah bimbingan Ryan Ardhito. Antusiasme terlihat jelas dari partisipasi aktif anggota PKK dalam diskusi dan praktik, memastikan hasil desain sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing.
Menutup kegiatan, Zaenal Arief selaku Ketua Program Studi Kewirausahaan Universitas Siber Indonesia memberikan edukasi mengenai literasi digital keuangan bagi pelaku UMKM. Ia menekankan bahwa keterampilan promosi digital perlu diimbangi dengan kemampuan mengelola cashflow usaha secara efektif.
“Kami berharap keterampilan promosi digital yang diperoleh melalui pelatihan ini dapat benar-benar membantu anggota PKK dalam mengembangkan usaha mereka. Lebih dari itu, kami ingin kegiatan seperti ini menjadi langkah berkelanjutan untuk mencetak wirausaha tangguh di era digital,” ujar Zaenal Arief.
Pada kesempatan yang sama, peserta juga diperkenalkan lebih jauh mengenai Universitas Siber Indonesia dan Program Studi Kewirausahaan sebagai sarana pengembangan kompetensi kewirausahaan. Kegiatan diakhiri dengan pengisian kuesioner post-test serta sesi testimoni dari Neneng, salah satu perwakilan peserta, yang menyampaikan apresiasi atas manfaat nyata pelatihan dan berharap program serupa dapat dilaksanakan secara rutin.
BRI Institute kini secara resmi telah berubah jadi Universitas Siber Indonesia Pratama atau lebih dikenal 'Cyber University'. Kampus ini mempunyai mis...
Jakarta - Euforia kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini memang sudah berlalu sejak pengumuman sebulan yang lalu. Namun, ken...