BEM Cyber University Gerakkan Inovasi Desa Citorek Lewat Pengabdian Masyarakat

research
  • 01 Dec
  • 2025

BEM Cyber University Gerakkan Inovasi Desa Citorek Lewat Pengabdian Masyarakat

LEBAK, BANTEN - Tim Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Cyber University (CU) berhasil menggerakkan inovasi di Desa Citorek Sabrang, Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten, melalui program pengabdian masyarakat selama seminggu, 14-20 November 2023. Program ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin mahasiswa, tetapi langkah strategis dalam mendorong potensi lokal desa melalui berbagai inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sebanyak 11 mahasiswa CU, didampingi dua dosen pembimbing, Dr. Anang Martoyo dan Diky Wardani, terjun langsung sebagai mitra masyarakat. Kehadiran mereka disambut antusias oleh Kepala Desa Citorek Sabrang, H. Suarta Atmawijaya beserta perangkat desa, yang melihat program ini sebagai peluang besar untuk mempercepat pertumbuhan potensi lokal.

Baca Juga: Cyber University dan ISMS Gelar Seminar Nasional “Katastrofi Siber”

Salah satu inovasi yang berhasil diimplementasikan adalah pembangunan gapura ikonik menuju kawasan wisata Gunung Malang. Gapura tersebut memadukan nuansa budaya lokal dengan teknologi lampu tenaga surya, memberikan identitas visual baru bagi desa dan membuka peluang pemasaran wisata yang lebih luas. Selain itu, tim BEM CU juga mengembangkan produk Gendar Citorek dengan merek "Gencits" melalui kemasan yang lebih menarik dan strategi digital marketing yang diperkenalkan kepada pelaku UMKM desa.

"Keberhasilan program ini bergantung pada pendekatan yang humanis, disiplin, dan menyatu dengan masyarakat. Kami mendorong mahasiswa untuk bekerja fokus dan menyerap aspirasi warga, sehingga program benar-benar menjawab kebutuhan lapangan," tegas Dr. Anang Martoyo, salah satu dosen pembimbing.

Pendampingan juga diberikan kepada pengrajin anyaman bambu. Dengan teknik pengemasan yang lebih rapi dan konsep branding yang diperbaiki, produk anyaman Citorek kini lebih siap memasuki pasar luar desa. Selain itu, mahasiswa memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMAN 2 Cibeber tentang pentingnya pendidikan dan penggunaan gadget secara bijak, sebagai investasi untuk masa depan desa yang berkelanjutan.

Baca Juga: Cyber University Gandeng APTISI, Lahirkan SDM Unggul untuk Indonesia Emas

Keberhasilan tim BEM CU ini membuktikan bahwa pengabdian mahasiswa, terutama jika fokus pada peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal, dapat menciptakan perubahan nyata di desa. Dengan dukungan penuh pemerintah desa, program ini dinilai sangat layak dilanjutkan dalam jangka panjang.

Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia terus berupaya mendorong mahasiswanya untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pengabdian. Melihat hasil yang dicapai dalam satu minggu, jelas bahwa pengabdian ini layak dilanjutkan sebagai model kolaborasi antara kampus dan desa. Citorek Sabrang kini memiliki fondasi baru untuk berkembang, dan BEM Cyber University telah membuktikan bahwa inovasi desa dapat digerakkan melalui sentuhan nyata mahasiswa. Program seperti ini bukan hanya patut diapresiasi—tetapi harus terus diberdayakan.