Jakarta - Generasi muda saat ini dihadapkan pada tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Namun, dengan bekal pendidikan dan keterampilan yang tepat, kesuksesan bisa diraih. Kisah Angelina Hanna’al Firda, lulusan Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi (TI) Cyber University, membuktikan hal tersebut.
Angelina, dengan segala prestasinya, menginspirasi banyak anak muda untuk berani bermimpi dan mengejar passion mereka. Cyber University yang terkenal sebagai The First Fintech University in Indonesia, terbukti mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi. Kisahnya patut menjadi inspirasi bagi generasi muda yang ingin sukses di bidang teknologi dan pendidikan.
Baca juga: Cyber University dan PT Sari Teknologi Global Teken Kerja Sama Strategis Dorong Talenta Digital
Angelina Hanna’al Firda, bukan hanya sekedar lulusan dari Prodi TI Cyber University angkatan 2024. Lebih dari itu, ia adalah contoh nyata bagaimana pendidikan berkualitas dapat membentuk individu yang berdampak. Perempuan muda berbakat ini, yang juga pernah menjadi Duta Bahasa DKI Jakarta 2023, berhasil memadukan passionnya di bidang pendidikan dengan kemampuannya di teknologi informasi.
Sejak sebelum wisuda, Angelina telah aktif mengajar sebagai Digital Literacy & Programming Teacher di Aqobah International School. Komitmennya dalam meningkatkan literasi digital generasi muda sangat patut diacungi jempol. Ia membuktikan bahwa gelar sarjana Teknologi Informasi bukan hanya sebatas sertifikat, tetapi jembatan menuju berbagai peluang karir yang luas.
Kemampuan Angelina tidak berhenti di sana. Semangat kewirausahaannya membawanya untuk mendirikan Gemoy Education, sebuah lembaga kursus yang fokus pada pengembangan keterampilan Programming, Advance English, dan Advance Math.
Melalui Gemoy Education, ia menciptakan ruang belajar yang menyenangkan dan menantang, memberikan siswa kesempatan untuk mengasah kompetensi akademik dan keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan di era digital saat ini. Hal ini menunjukkan bahwa lulusan Teknologi Informasi tidak hanya mampu bekerja di perusahaan besar, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja sendiri.
Salah satu kunci kesuksesan Angelina adalah program unggulan dari Cyber University yang bernama Company Learning Program (CLP) 3+1. Program CLP yang unik ini menggabungkan 3 tahun perkuliahan dengan 1 tahun magang di industri.
"Program CLP benar-benar memberikan pengalaman berharga," ungkap Angelina.
"Saya bisa langsung merasakan dunia kerja sekaligus mengasah soft skill dan hard skill. Hal itu sangat membantu saya ketika harus mengajar sekaligus mengelola bisnis pendidikan."
Baca juga: Gagal Masuk PTN? Tenang! Ini Jalan Alternatif Sukses ala Generasi Z
Program tersebut terbukti efektif dalam mempersiapkan lulusan untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang sesungguhnya. Hal ini sesuai yang disampaikan oleh Ketua Prodi TI Cyber University, Dicky Hariyanto saat mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian Angelina.
"Angelina adalah contoh nyata bahwa lulusan Cyber University tidak hanya siap berkarier sebagai profesional, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha sendiri. Kami bangga karena program CLP yang kami jalankan dapat mendukung lahirnya lulusan yang adaptif, mandiri, dan inovatif," katanya.
Kisah Angelina menginspirasi generasi muda untuk berani bermimpi besar dan mengejar passion mereka. Dengan pendidikan yang tepat dan kerja keras, kesuksesan bukanlah hal yang mustahil. Ia membuktikan bahwa kombinasi antara keahlian di bidang teknologi dan jiwa kewirausahaan dapat menghasilkan dampak positif yang luar biasa.
Cyber University, dengan program-program inovatifnya seperti CLP, berperan penting dalam membekali para lulusannya dengan keterampilan dan mentalitas yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan. Hal itu, tentu memperkuat kampus ini sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen mencetak lulusan berkualitas dan siap bersaing di pasar kerja global.